NEXT SYSTEM Robotics Learning Center

  • Home
  • Pelatihan
  • Robot Edukasi
  • Lego Mindstorms NXT
  • Parallax
  • Mikrokontroler
  • Motor Gearbox Roda
  • Sensor
  • E-Book
  • Prestasi
  • About

Pelatihan Lego Minstorms NXT

| April 3, 2008

Lego Mindstorms NXT merupakan set pembelajaran robotik terakhir yang dikeluarkan oleh Lego. Khusus untuk kebutuhan pembelajaran, telah di-release satu versi khusus, yaitu Mindstorms NXT Education Base Set (ada juga versi Retail yang dikhususkan untuk hobbyist).

Ada sejumlah bahasa pemrograman yang bisa digunakan. Lego sendiri menyediakan NXT-G yang berbasis grafis sebagai default dari bahasa pemrograman untuk Mindstorms NXT. Software ini memerlukan lisensi alias berbayar.

Pemrograman dengan NXT-G relatif mudah, cocok untuk pemula yang berminat menekuni pemrograman robot, mulai usia 8 tahun. Silahkan membaca juga penjelasan mengenai Program Robotics for Kidz! yang dikhususkan untuk anak sekolah. Belajar robotika sejak dini akan mengasah logika dan kreativitas anak. Program Robotics for Kidz! disusun sedemikian untuk konsumsi anak sekolah sesuai dengan kelas dan usianya.

Bahasa pemrograman lain yang banyak digunakan dalam pemrograman Mindstorms NXT adalah C dan Java. Keduanya memerlukan firmware khusus yang harus di-download terlebih dahulu. Kelas pemrograman ini disarankan untuk anak SMA, Mahasiswa atau Umum.

Untuk informasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai kelas pelatihan pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT, silahkan menghubungi:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (+62 22) 4222062, 70775874

Comments
Comments Off
Categories
Belajar Mikrokontroler, belajar robot, Bermain Mikrokontroler, Bermain Robotika, Lego Mindstorms NXT Indonesia, Mikrokontroler untuk anak, Pelatihan Lego Mindstorms NXT, Pelatihan mikrokontroler untuk anak, Pemrograman Robot, Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT, Robot Lego Mindstorms NXT
Tags
belajar memprogram robot lego, belajar robot, kursus membuat robot, kursus pemrograman robot, kursus robot lego, kursus robot untuk anak, membuat robot lego, Pemrograman Robot, pemrograman robot lego, robot lego mindstorms nxt di bandung, robot lego mindstorms nxt di Indonesia

Pemrograman Mikrokontroler: Low Level atau High Level Language

| April 2, 2008

Dalam menyelami dunia mikrokontroler, umumnya kita terkendala dengan urusan pemrograman berbasis assembly. Bila melihat sejarahnya, memang mikrokontroler, juga mikroprosesor, hadir dengan kemampuan memahami bahasa tersebut, yang notabene kurang manusiawi.

Namun, dalam perkembangannya, terdapat cukup banyak pilihan pemrograman mikrokontroler dengan bahasa yang lebih manusiawi, seperti C, BASIC, Pascal, dan yang lainnya.

Hanya saja, bagi sebagian orang, rasanya kurang afdol, dan kurang sempurna untuk seorang programmer mikrokontroler sejati,kalau belum menaklukkan bahasa assembly :) Ini adalah tantangan, namun kita tidak boleh terpaku mengutak-atik bahasa assembly, sampai aplikasi yang ditargetkan, tidak pernah lahir.

Perkembangan teknologi mengarah pada kemudahan pemakaian. Maka dari itu, kalau ada pilihan yang lebih mudah dalam memprogram mikrokontroler, kenapa tidak menggunakannya? Mungkin hasilnya kurang optimal dibanding assembly, namun, dengan semakin meningkatnya performa dari mikrokontroler dan aplikasi yang dibuatpun tidak menuntut proses yang realtime; maka faktor tersebut, menurut hemat saya, dapat diabaikan.

Saya pribadi cenderung menggunakan bahasa BASIC (BASCOM, BASIC Stamp) dan C (SDCC). Dan bila melihat kiprah dan implementasi keduanya di dunia mikrokontroler, kelihatannya sudah cukup lama juga.

Kedua, belajar bahasa-bahasa tersebut lebih “aman”, karena tidak tergantung pada tipe mikrokontroler yang digunakan.

Sebagaimana kita ketahui, beda keluarga, beda bahasa assembly-nya. Sebagai contoh, keluarga MCS51, keluarga AVR dan keluarga AVR (ketiganya merupakan keluarga mikrokontroler yang cukup populer), memiliki pakem assembly yang berbeda. Namun, dengan statement BASIC atau C yang sama, kita bisa membuat program yang sama untuk ketiganya :)

Silahkan bergabung dengan mailing list yang kami kelola: id-mikrokontroler@yahoogroups.com

Comments
Comments Off
Categories
Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot
Tags
kelas pelatihan mikrokontroler, kursus pemrograman mikrokontroler, Pemrograman Mikrokontroler, pemrograman mikrokontroler dengan Bahasa BASIC, pemrograman mikrokontroler dengan Bahasa C, pemrograman mikrokontroler dengan Bahasa Pascal

Pemrograman Mikrokontroler: PBASIC versus BASCOM

| April 1, 2008

eBook Bermain Mikrokontroler dan Robotik by NEXT SYSTEM Robotics Learning CenterPada bagian ini, kami ingin membandingkan dua produk BASIC untuk mikrokontroler yang cukup banyak penggunanya.

Bila melihat sejarahnya, BASIC adalah bahasa interpreter. Artinya, akan diterjemahkan ke dalam machine code saat program di-eksekusi. Positif-nya, kita bisa memberikan perintah pada command line, dan langsung melihat hasilnya. Negatif-nya, lambat. Namun, sekali lagi, soal cepat atau lambat, tergantung pada kebutuhan. Bila jeda yang terjadi masih dalam batas-batas yang dapat diterima, berarti kelambatan yang terjadi dapat diabaikan.

PBASIC dikembangkan oleh Parallax, Inc. untuk mendukung produk mereka, BASIC Stamp. Program yang ditulis dengan PBASIC akan disimpan dalam bentuk token, dalam sebuah EEPROM eksternal, kemudian akan dibaca, diterjemahkan dan di-eksekusi saat program dijalankan. Interpreter BASIC ditanam dalam memori program di dalam chip mikrokontroler yang mereka jual (berbasis PIC atau Ubicom).

Dalam penggunaannya, Parallax menjual modul yang terdiri dari mikrokontroler, EEPROM serial, dan komponen pendukung lainnya. Modul ini dapat langsung dihubungkan dengan port serial atau USB komputer, dan melalui BASIC Stamp Editor, kita bisa langsung menggunakannya. Harus diakui, menggunakannya cukup mudah. Hanya saja, kemudahan dan kesederhanaan yang ditawarkan, harus dibayar dengan harga yang lumayan. Referensi dari situs Parallax Inc. menunjukkan harga USD 49 untuk satu modul BASIC Stamp 2, namun untuk versi OEM bisa diperoleh dengan harga sekitar 275 ribu.

BASCOM dikembangkan oleh MCS Electronics dan merupakan BASIC compiler. Program yang dibuat dalam bahasa BASIC akan di-kompilasi menjadi machine code, untuk kemudian dimasukkan ke dalam mikrokontroler melalui sebuah programmer. Saat ini, sesuai dengan referensi dari situs web MCS Electronics, BASCOM baru mendukung mikrokontroler keluarga MCS51 (BASCOM-8051) dan keluarga AVR (BASCOM-AVR), keduanya produk dari Atmel Corp. Kita bisa memperoleh chip kelas AT89S51/52 dengan harga sangat terjangkau (di bawah 20 ribu rupiah) dan dapat diprogram secara ISP (In-System Programming).

Bila melihat cara kerja keduanya, maka kita dapat menyimpulkan, kinerja PBASIC pastilah lebih rendah dibanding BASCOM. Apalagi dengan penggunaan EEPROM serial untuk menyimpan token.

Berikut adalah contoh program untuk membuat sebuah LED berkedip dengan PBASIC:

' {$STAMP BS2}
' {$PBASIC 2.5}
DO
HIGH 0
PAUSE 500
LOW 0
PAUSE 500
LOOP
END

Berikut adalah contoh yang sama dengan BASCOM-AVR, dengan menggunakan mikrokontroler ATmega8535 dengan frekuensi clock 8 MHz:

$regfile = "m8535.dat"
$crystal = 8000000
Config PORTD = Output
Do
PORTD.0 = 1
Delay_ms(500)
PORTD.0 = 0
Delay_ms(500)
Loop
End

Pihak MCS Electronics menyediakan BASCOM-8051 dan BASCOM-AVR versi demo, yang dapat di-download di situs mereka. Versi demo memiliki fasilitas yang sama dengan versi komersial, kecuali, program yang dibuat (machine code) dibatasi sampai 4 KB saja .

NEXT SYSTEM Robotics Learning Center menyelenggarakan sejumlah program pelatihan pemrograman mikrokontroler dan aplikasi robotik dengan Bahasa BASIC:

  • Pemrograman Mikrokontroler AT89S51/52 dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Mikrokontroler BASIC Stamp
  • Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa BASIC

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelas pelatihan di atas serta konsultasi seputar mikrokontroler dan aplikasi robotik, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id

Comments
Comments Off
Categories
Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot
Tags
Belajar Mikrokontroler, Pelatihan Mikrokontroler, Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan BASCOM-AVR, Pemrograman Mikrokontroler BASIC Stamp, Pemrograman Mikrokontroler dengan BASCOM, Pemrograman Mikrokontroler dengan BASIC, Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan BASIC

Yahoo! Chat

Chat

 

April 2008
M T W T F S S
« Jan   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Bandung - WIB

Hit Counter

html hit counter

Live Traffic

Blogroll

  • Blog Padepokan NEXT SYSTEM

Archives

  • February 2012
  • January 2012
  • December 2011
  • November 2011
  • October 2011
  • September 2011
  • August 2011
  • June 2011
  • February 2011
  • December 2010
  • November 2010
  • September 2010
  • August 2010
  • July 2010
  • June 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010
  • December 2009
  • November 2009
  • October 2009
  • September 2009
  • August 2009
  • July 2009
  • June 2009
  • May 2009
  • April 2009
  • March 2009
  • February 2009
  • January 2009
  • December 2008
  • November 2008
  • October 2008
  • August 2008
  • June 2008
  • May 2008
  • April 2008
  • January 2008

Tag Cloud

  • belajar robot kursus membuat robot kursus pemrograman mikrokontroler kursus pemrograman robot kursus robot kursus robot lego next system bandung next system robotics learning center Pemrograman Robot robot edukasi
rss Comments rss valid xhtml 1.1 design by jide powered by Wordpress get firefox