NEXT SYSTEM Robotics Learning Center

  • Home
  • Pelatihan
  • Robot Edukasi
  • Lego Mindstorms NXT
  • Parallax
  • Mikrokontroler
  • Motor Gearbox Roda
  • Sensor
  • E-Book
  • Prestasi
  • About

Green Bird Menjerit Jika Mendeteksi Polutan

| June 30, 2011

Sirene “Green Bird” berbunyi. Menandakan keberadaan polutan udara yang membahayakan tubuh manusia. “Tuit..tuit..tuit,” begitu suarat yang dikeluarkan robot mungil pendeteksi polusi udara ini ketika mendeteksi adanya gas yang keluar dari sebuah korek pemantik api. Sumber gas disingkirkan dan robot pun kembali bergerak mencari polutan-poluatn lain yang mungkin masih ada di sekitarnya.

Begitulah cara kerja robot hasil karya Michelle Emmanuella (15), Jocelyn Olivia (13), dan Fairuuz (13). Dengan kreativitasnya, tiga siswa yang masih duduk di bangku SMP ini menciptakan robot yang mampu mendeteksi beradaan polutan berbahaya di udara. Dengan dibantu seorang mahasiswa, Michelle, Jocelyn, dan Fairuuz berkreasi membuat robot sederhana dengan fungsi yang luar biasa.

“Begitu ada polusi yang membahayakan dia akan berbunyi. Bisa gas karbondioksida, gas karbonmonoksida, gas elpiji, asap kebakaran, beberapa gas lain seperti metana juga bisa,” kata Michelle saat ditemui di Padepokan Robot Next System Jln. Baranang Siang Bandung, Senin (27/6).

Bentuk robot bernama Green Bird ini, menurut Michelle, dibuat sesederhana mungkin. Bahkan body robot hanya terbuat dari sebuah toples plastik kecil sementara kepala robot terbuat dari mangkuk plastik.

“Kenapa dinamai Green Bird karena tujuannya untuk kepedulian lingkungan dan bentuk kepalanya yang dibuat menyerupai burung,” tutur siswi SMP Trimulia yang akan melanjutkan studinya ke SMA Aloysius ini.

Pembuatan robot ini, kata Michelle, relatif mudah. Bahkan beberapa bahannya dibuat sendiri di Padepokan Next System, dan hanya sensornya yang merupakan produk impor. “Yang susah ya programnya, tapi menyenangkan dan nantinya bisa terus ditambah dengan beberapa kecerdasan lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Jocelyn menuturkan, robot ini sangat memungkinkan untuk dipakai di lingkungan sekitar manusia. Misalnya berpatroli keliling kompleks perumahan atau ditempatkan di pusat-pusat kepadatan kendaraan bermotor. “Sudah dicoba di beberapa tempat. Di sekitar rumah, di jalan raya. Seperti di Pasteur. Pada jam-jam padat robotnya langsung berbunyi,” ucap siswi SMP BPK Penabur ini.

Menurut Jocelyn, robot ini bisa dioperasikan dalam dua mode. Mode otomatis dan mode manual. Robot Green Bird ini juga dilengkapi dengan kemampuan jelajah. Artinya, dia bisa mencari sumber polutan yang dideteksi. “Misalnya ada kebocoran gas atau kebakaran. Dia bisa menemukan dan mencari sumbernya dimana,” tuturnya.

Sementara itu, pendiri Padepokan Next System, Christianto Tjahyadi, menuturkan, hasil-hasil karya semacam inilah yang memang dibutuhkan agar bisa diaplikasikan dalam kehidupan manusia. Apalagi kreasi Green Bird ini cukup sederhana dan bisa dilengkapi dan disempurnakan dengan berbagai fungsi lain yang akan lebih bermanfaat.

“Bentuknya bisa diperbesar. Fungsinya pun bisa ditambah. Bukan hanya mendeteksi tetapi juga menakar kadar polutan yang dideteksi,” ungkapnya.

Green Bird ini, kata Chris, baru versi awal dengan bentuk dan fungsi sederhana. Targetnya, selain kecerdasannya ditambah, nantinya robot ini juga bisa merekam data dan mengirimkan data polutan beserta nilai takarannya ke komputer.” Biayanya pasti akan lebih besar karena harus menambah sensor-sensor lagi. Kalau untuk yang ini relatif murah, tidak sampai Rp. 500.000,” ungkapnya. (Nuryani/”PR”)***

Comments
Comments Off
Categories
Liputan Media
Tags
Padepokan Robot NEXT SYSTEM Bandung, robot green bird

Wow, 2 Siswi Bandung Ciptakan Robot Pengukur Udara

| June 27, 2011
Oleh: Ageng Rustandi
Senin, 27 Juni 2011 | 18:31 WIB
INILAH.COM, Bandung – Michelle Emmanuella (15) dan Jocelyn Olivia (13), dua siswa binaan Next System Robotic Learning & Experience System berhasil menciptakan robot yang mampu mengukur kualitas udara.

“Konsep awal dari pembuatan robot ini adalah ikut kontribusi dalam penerapan Go Green di Kota Bandung dan bentuknya dengan mengukur kualitas udara,” ungkap Managing Director Next System Robotic Learning & Experience System Christianto Tjahyadi saat ditemui wartawan di ITC Kosambi, Jalan Baranangsiang Kota Bandung, Senin (27/6/2011).

Robot yang diberi nama Green Bird ini dilengkapi dengan sensor yang mampu mendeteksi gas-gas berbahaya bagi manusia, di antaranya, asap kebakaran, knalpot, elpiji, propana, dan karbon monoksida.

Selain itu, kelebihan lain dari robot Green Bird ini yakni menggunakan material lokal, mulai dari bodi, hingga material lainnya. “Yang menggunakan bahan impor hanya sensor karena kita sendiri masih sulit untuk membuatnya,” tambahnya.

Robot Green Bird ini merupakan robot prototipe dan bisa diaplikasikan di dalam kehidupan manusia. Biaya untuk pembuatan robot ini sendiri tergolong cukup murah dengan menghabiskan dana sekitar Rp 500 ribu.

“Untuk ke depan kita akan menambah kecerdasan robot. Di antaranya dengan menambah sensor jarak sehingga robot terhindar tabrakan, kemudian hasil pemantauan robot terkait kadar udara bisa dikirim dari robot ke komputer,” tandasnya. [gin]

Sumber: inilah.com atau inilahjabar.com

Comments
Comments Off
Categories
belajar robot, Liputan Media
Tags
next system robotics learning center, Padepokan Robot NEXT SYSTEM Bandung, robot green bird, robot green bird bandung, robot green bird next system bandung

Special Awards di Parahyangan Robotic Competition 2011

| June 21, 2011

Dalam perhelatan Parahyangan Robotic Competition yang digelar 18-19 Juni 2011, di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, Padepokan Robot NEXT SYSTEM menurunkan tiga tim untuk kategori Maze Solving Challenge (kelompok umur 13-18 tahun) dan dua tim untuk kategori Creative Robot Challenge (kelompok umur 13-18 tahun).

Tim Vanquish yang terdiri dari Samuel Christian dan Ricky Disastra meraih Special Awards untuk kategori Maze Solving dan Creative Robot, sementara tim NS One yang terdiri dari Michelle Emmanuella dan Jocelyn Olivia meraih Special Awards untuk kategori Maze Solving.

Sebuah achievement yang cukup baik.

Dan yang terpenting adalah, mereka berani tampil dengan kreasi lokal – bukan robot pabrikan atau impor. Mereka menggunakan robot yang dikembangkan from scratch berdasarkan pengalaman selama belajar robotika di padepokan, yang bukan sekedar mempelajari produk robot.

Dalam kategori Maze Solving yang diikuti oleh 60 tim, hanya 2 tim yang menggunakan produk lokal (bukan pabrikan), yaitu tim dari Padepokan Robot NEXT SYSTEM dan satu tim dari Yogyakarta. Tim dari Padepokan Robot NEXT SYSTEM adalah satu-satunya tim dengan kreasi lokal yang meraih peringkat.

Robot Green Bird yang tampil dalam kategori Creative Robot, menarik perhatian media massa:

  • Green Bird Menjerit Jika Mendeteksi Polutan – Harian Umum Pikiran Rakyat, 30 Juni 2011.
  • Wow, 2 Siswi Bandung Menciptakan Robot Pengukur Udara – inilah.com, 27 Juni 2011.
  • Ciptakan Green Bird Robot Pendeteksi Gas – Seputar Indonesia, 30 Juni 2011.
  • Robot Deteksi Polusi Punya Sayap – Harian Umum Galamedia, 4 Juli 2011.

Padepokan Robot NEXT SYSTEM commit dengan misinya – mengangkat keunggulan lokal untuk keunggulan dan kemandirian bangsa.

Comments
Comments Off
Categories
Kompetisi Robot, Raihan Prestasi
Tags
next system robotics learning center, Parahyangan Robotic Competition

Yahoo! Chat

Chat

 

June 2011
M T W T F S S
« Feb   Aug »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Bandung - WIB

Hit Counter

html hit counter

Live Traffic

Blogroll

  • Blog Padepokan NEXT SYSTEM

Archives

  • February 2012
  • January 2012
  • December 2011
  • November 2011
  • October 2011
  • September 2011
  • August 2011
  • June 2011
  • February 2011
  • December 2010
  • November 2010
  • September 2010
  • August 2010
  • July 2010
  • June 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010
  • December 2009
  • November 2009
  • October 2009
  • September 2009
  • August 2009
  • July 2009
  • June 2009
  • May 2009
  • April 2009
  • March 2009
  • February 2009
  • January 2009
  • December 2008
  • November 2008
  • October 2008
  • August 2008
  • June 2008
  • May 2008
  • April 2008
  • January 2008

Tag Cloud

  • belajar robot kursus membuat robot kursus pemrograman mikrokontroler kursus pemrograman robot kursus robot kursus robot lego next system bandung next system robotics learning center Pemrograman Robot robot edukasi
rss Comments rss valid xhtml 1.1 design by jide powered by Wordpress get firefox