Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Arduino
| September 23, 2009
Arduino menawarkan cara pengembangan sistem berbasis mikrokontroler AVR yang lebih mudah. NEXT SYSTEM Robotics Learning & Experience Center menyelenggarakan kelas pelatihan pemrograman dengan menggunakan software Arduino yang open source, agar pengguna mikrokontroler AVR semakin produktif. Dan untuk pemula, kelas ini merupakan sebuah pilihan yang menarik ketika memasuki dunia pemrograman mikrokontroler AVR.
Di dalam implementasi dan pembelajarannya, kami tidak menggunakan hardware Arduino, yang berupa modul dengan chip AVR ATmega168 (14kB Flash, 16kB dikurangi firmware 2kB) atau ATmega328 (30kB Flash – 32kB dikurangi firmware 2kB) yang di dalamnya sudah ditanam bootloader Arduino – seperti terlihat dalam gambar. Kami menggunakan single chip AVR yang cost-effective, lebih fleksibel, dan mudah didapat di pasaran dengan harga yang relatif terjangkau, seperti ATmega8535 (8kB Flash), ATmega16 (16kB Flash), ATmega32 (32kB Flash) dan ATmega128 (128kB Flash).
Berikut adalah kelas pelatihan baru terkait dengan penggunaan Arduino yang kami selenggarakan mulai Oktober 2009:
- Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Arduino (2 hari)
- Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Arduino dan Aplikasinya dalam Robotik (3 hari)
- Pemrograman Robot Edukasi AVR dengan Arduino (2 hari)
- Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Arduino dan Aplikasinya dalam Robot Edukasi (3 hari)
Selepas pelatihan, peserta akan membawa pulang Development Board / Sistem Minimum AVR atau set Robot Edukasi, sesuai dengan pilihan kelas yang diikutinya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelas pelatihan ini, silahkan menghubungi kami:
NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874
Email: info@nextsys.web.id

Secara de facto, mikrokontroler PIC yang dikembangkan Microchip, merupakan chip mikrokontroler dengan populasi pengguna terbesar di dunia. Dengan mengusung arsitektur Harvard dan set instruksi yang hanya 35 instruksi saja (mayoritas), menjadikan chip ini sebagai sebuah pilihan yang menarik.
Di bulan September 2009 ini, 





