Robot Platform dari Padepokan NEXT SYSTEM

Posted on Posted in belajar robot, Belajar Robotika, Bermain Robotika

Robot platform merupakan bagian dari konstruksi robot yang selain harus kuat, juga harus mudah dibuat. Untuk kebutuhan yang satu ini, kami menyediakan Twin Motor Gearbox yang dilengkapi dengan dua buah motor DC, Ball Caster serta Roda karet. Ketiganya dapat dipasang pada sebuah papan acrylic, fiber atau plastik, untuk men-support rangkaian pengendali robot di atasnya.

Robot Platform - Padepokan Robot NEXT SYSTEM Bandung

Gear ratio dari Twin Motor Gearbox dapat diatur sedemikian, untuk memberikan kecepatan atau torque. Ketinggian ball caster dapat di atur, mulai 11 mm hingga 36 mm. Dengan roda berukuran 36 mm, motor dapat memberikan torque optimum ketika berputar.

So, tunggu apa lagi? Segera realisasikan robot kreasimu, dan dapatkan ketiganya di NEXT SYSTEM Robotics Learning Center | ITC Kosambi Ruko F2 | Baranang Siang 6-8, Bandung | (022) 4222062 atau (022) 70775874.

Bikin Robot, Bagi Ilmunya Dong!

Posted on Posted in Pelatihan Robotika

Rabu, 27 Mei 2009 | 12:34 WIB

Laporan wartawan KOMPAS Dwi Bayu Radius

BANDUNG, KOMPAS.com – Lomba membuat robot pada ‘Lomba Kreativitas Siswa (LKS) Tingkat Jawa Barat Subteknologi Robotika’ di Lembang, Bandung, hari ini (27/5) ditutup. Misinya mengenalkan teknologi dasar robot kepada siswa dan membagi ilmu kepada teman dan guru di sekolah masing-masing peserta.

Robot Edukasi dari NEXT SYSTEM Robotics Learning Center

Hal itu diutarakan oleh salah seorang juri, Agus Mulyana, di sela-sela lomba di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, (27/5). Agus mengatakan, lomba digelar untuk mengenalkan teknologi dasar robot kepada siswa SMA. Para peserta lomba juga diharapkan bisa membagi ilmu kepada teman dan guru di sekolahnya masing-masing. Selain itu, Agus menambahkan, tujuan lomba lainnya adalah untuk menciptakan embrio kompetisi regional, bahkan nasional. “Tadinya ada 15 siswa yang ikut tapi lima di antaranya dinyatakan gugur,” katanya.

Sementara itu, menurut Managing Director NEXT SYSTEM, Christianto Tjahyadi, kemampuan dan daya tangkap siswa dianggap sangat baik. Para peserta diberi teori selama empat jam pada hari pertama lomba. Kegiatan lalu dilanjutkan dengan latihan pada hari kedua. “Mereka sudah mampu memrogram robot saat kompetisi hari ketiga. Kemampuan adaptasinya bagus, siswa diupayakan belajar teori dengan suasana yang menyenangkan,” kata Christianto.

Sumber : KOMPAS dan Pusat Informasi Pendidikan Nasional

** Gambar : Robot Edukasi yang dikembangkan oleh NEXT SYSTEM Robotics Learning Center.

Robot Edukasi untuk Pembelajar Robotik

Posted on Posted in belajar robot, Bermain Robotika, Kompetisi Robot

Robot Edukasi merupakan robot edukasi yang menggunakan robot controller berbasis mikrokontroler Microchip PIC atau Atmel AVR yang dikembangkan oleh NEXT SYSTEM Robotics Learning Center.

Robot Edukasi dilengkapi dengan sejumlah komponen pendukung seperti motor DC (lengkap dengan gear box dan roda), dukungan terhadap motor servo, line sensor, sound sensor, light sensor, touch sensor, dan modul infrared modulated receiver. Selain itu, tersedia sejumlah sensor tambahan yang bersifat opsional, seperti sensor temperatur, sensor ultrasonik, sensor api, dan yang lainnya.

Robot Edukasi dapat digunakan untuk pembelajaran otomasi, mengingat sejumlah pernak-pernik pendukung pembelajaran tersebut sudah ditanam di dalamnya.

Set sudah dilengkapi hardware programmer USB atau Parallel. Dengan demikian, pengguna laptop terkini, yang umumnya hanya dilengkapi dengan port USB, dapat melakukan pemrograman dengan mudah dan nyaman.

Banyak aplikasi robotik yang bisa dikembangkan dengan set ini, seperti: robot line follower, robot light follower, robot obstacle avoidance, remote controlled robot, robot pemadam api, robot sumo, dan yang lainnya. Aplikasi-aplikasi ini dibahas tuntas dalam kelas pelatihan Pemrograman Mikrokontroler dan Aplikasinya dalam Robotik, sekaligus ditunjukkan bahwa mengembangkan aplikasi robotik tidaklah serumit dan sesulit yang dibayangkan.

Robot Edukasi dapat diprogram dengan Bahasa C, BASIC, Pascal, serta Flowchart.

Dalam waktu dekat, NEXT SYSTEM Robotics Learning Center akan meluncurkan buku pembelajaran robotik yang membahas Robot Edukasi secara komprehensif – Bermain Mikrokontroler dan Robotika.

Beberapa gambar lainnya dapat dilihat di alamat:  http://www.flickr.com

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Robot Edukasi, pembelajaran, konsultasi serta pelatihannya, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id

Varian Robot Edukasi

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, belajar robot, Bermain Mikrokontroler, Bermain Robotika, Pemrograman Robot

NEXT SYSTEM Robotics Learning Center telah mengembangkan sejumlah varian Robot Edukasi, yaitu mobile robot untuk mendukung pembelajaran dasar-dasar robotik di sekolah atau kampus.

Tampak dalam gambar, sejumlah robot khusus yang kami kembangkan. Masing-masing diperuntukkan bagi topik-topik robotik tertentu, seperti: robot line following, distance sensing, maze solving, dan yang lainnya. Untuk varian ini, kami masih menggunakan kombinasi mikrokontroler AVR dan MCS51 di dalam modul pengendalinya. Tipe lain, tidak tampak dalam gambar, menggunakan mikrokontroler PIC dari Microchip.

Varian robot ini sangat cocok untuk sekolah yang ingin menyelenggarakan program pembelajaran robotik secara ekonomis, dan tidak ingin bergantung pada produsen atau vendor tertentu, terutama dari sisi software.

Pemrograman Robot Edukasi dapat dilakukan dengan Bahasa BASIC, Bahasa C dan Pascal; sejumlah bahasa tingkat tinggi yang biasa digunakan di lingkungan komputer, yang cukup manusiawi dan relatif tidak menimbulkan “alergi”. Compiler untuk masing-masing dapat di-download secara gratis.

** Versi terakhir Robot Edukasi AVR mendukung pemrograman dengan software open source Arduino.

Dalam konteks pembelajaran robotik dengan Robot Edukasi, NEXT SYSTEM Robotics Learning Center tidak hanya menyediakan dan mendukung dalam hal perangkat, namun juga menyediakan pelatihan untuk guru, workshop untuk siswa, serta materi pembelajaran yang memadai; agar dapat dicapai hasil pembelajaran yang optimal.

Program pelatihan dilangsungkan dan berlangsung secara efisien dan efektif, sarat dengan praktek dan tantangan – hands on activities dan learning by doing, sehingga target pembelajaran setiap topik dapat tuntas dalam waktu yang relatif singkat.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Robot Edukasi dan program pembelajarannya, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id

* Robot Edukasi sudah mengalami evolusi. Varian terkini bisa dilihat melalui link Robot Edukasi.

Robot Edukasi untuk Pembelajar Pemula

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, belajar robot, Bermain Mikrokontroler, Bermain Robotika, Kompetisi Robot, Pelatihan Mikrokontroler, Pelatihan Robotika, Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot

robotedukasiSesuai dengan namanya, Robot Edukasi merupakan robot yang dirancang dan dikembangkan oleh NEXT SYSTEM Robotics Learning Center untuk kebutuhan pembelajaran, khususnya pembelajaran mikrokontroler dalam aplikasi robotika. Pengembangan robot ini dilakukan dengan mengedepankan aspek kemudahan dan fleksibilitas, serta mempertimbangkan faktor ekonomi.

Robot ini cukup sederhana, terdiri dari mainboard berbasis mikrokontroler Microchip PIC atau MCS51 atau Atmel AVR, dengan sejumlah komponen pendukung untuk driver motor, komunikasi serial RS232 dan lainnya. Untuk pergerakan, robot menggunakan motor DC yang dilengkapi gearbox, yang akan memberikan torsi cukup besar. Rasio gear dapat disesuaikan untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan.

Kami memilih Microchip PIC dan Atmel AVR karena keduanya memiliki built-in ADC – Analog to Digital Converter serta memiliki sejumlah Timer yang mendukung PWM – Pulse Width Modulation; sementara pilihan keluarga MCS51, seperti AT89S51/52, lebih pada harganya yang cukup murah. Karena keluarga MCS51 tidak memiliki built-in ADC, maka perlu ditambahkan rangkaian ADC agar dapat meng-akuisisi input analog.

Untuk kebutuhan aplikasi line follower, robot sudah dilengkapi dengan line sensor. Pada mainboard disediakan sejumlah port bebas untuk kebutuhan pengembangan ke depan, baik dalam hubungan dengan input output digital maupun analog.

Pemrograman mikrokontroler dan robot dapat menggunakan Bahasa Assembly, Bahasa C, Bahasa BASIC dan Bahasa Pascal.

Gambar di atas adalah Robot Edukasi versi kedua. Versi berikutnya akan dikembangkan dan di-release dalam beberapa waktu ke depan (Februari 2009). Komitmen kami adalah, terus mengembangkannya, sehingga menjadi platform pembelajaran yang lengkap dan mudah.

Secara keseluruhan, robot ini layak untuk dijadikan teman dalam pembelajaran mikrokontroler Microchip PIC atau Atmel AVR dalam aplikasi robotika. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk ini dan kelas pelatihan terkait, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id

** Februari 2010 di-release Robot Edukasi versi peningkatan, yang mendukung sejumlah fitur baru. Informasi lengkap mengenai Robot Edukasi dapat dilihat di link Robot Edukasi.

Robot Line Following

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, belajar robot, Bermain Mikrokontroler, Bermain Robotika, Kompetisi Robot, Pelatihan Mikrokontroler, Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot

Robot Edukasi dalam Aplikasi Line FollowingLine Following adalah satu aplikasi robotik dimana robot akan bergerak menyusur lintasan berbentuk garis lurus dan kurva. Agar dapat bekerja demikian, robot harus memiliki kemampuan membaca lintasan – biasanya menggunakan warna hitam, dan menggerakan motor sesuai dengan posisi lintasan yang dibacanya.

Untuk memiliki kemampuan tersebut, robot harus dilengkapi dengan sensor garis – biasanya berupa pasangan pemancar dan penerima inframerah, serta dua buah motor (differential drive) yang arah dan kecepatan putarnya dikendalikan berdasarkan hasil pembacaan sensor garis.

Pada aplikasi line following tanpa diprogram – orang banyak menyebutnya line following analog, digunakan teknik PWM – Pulse Width Modulation yang diatur menggunakan VCO – Voltage Controlled Oscillator.

Pada aplikasi line following menggunakan program – yang implementasinya lebih mudah dan lebih fleksibel, pengaturan PWM dilakukan melalui program yang ditanam di dalam chip mikrokontroler.

Pada gambar di atas tampak Robot Edukasi dalam aplikasi Line Following.  Robot dilengkapi dengan sensor garis yang cukup lebar, sehingga mampu mengikuti garis lintasan dengan baik, termasuk lintasan berbentuk sudut lancip.

Robot menggunakan motor DC yang dilengkapi dengan gearbox, yang dapat memberikan torsi yang cukup untuk memutar roda robot hingga lebih dari 100 rpm dengan kondisi beban penuh (termasuk beban batere).

Aplikasi Line Following memberikan kesempatan yang luas dan terbuka untuk  penerapan berbagai teknik dan metoda, agar robot dapat bergerak dengan mulus dan cepat pada lintasan yang disediakan.

Aplikasi Line Following dapat diprogram dengan Bahasa Assembly, Bahasa C, Bahasa BASIC dan Bahasa Pascal.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Robot Edukasi dan aplikas Line Following serta kelas pelatihan terkait, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi Ruko F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, (022) 70775874

Email: info@nextsys.web.id

Lego Mindstorms NXT Robot Kit

Posted on Posted in Lego Mindstorms NXT Indonesia, Pelatihan Lego Mindstorms NXT, Pelatihan Robotika, Pemrograman Lego Mindstorms NXT dengan Bahasa C, Pemrograman Lego Mindstorms NXT dengan Bahasa Java, Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT, Robot Lego Mindstorms, Robot Lego Mindstorms NXT

Mindstorms NXT merupakan generasi kedua dari produk robot untuk pendidikan dari LEGO. Penampilannya sangat berbeda dengan pendahulunya – Mindstorms RCX. Untuk mendukung kompatibilitas, pada Mindstorms NXT terdapat sejumlah fasilitas untuk mendukung motor dan sensor dari RCX.

Jantung dari dari robot Mindstorms adalah NXT control module, atau lebih terkenal dengan nama NXT Brick. Modul ini dihubungkan dengan komputer melalui USB atau Bluetooth. Software di komputer, yang dikembangkan dari LabView National Instruments, memungkinkan kita untuk membangun rutin-rutin program secara intuitif dengan cara drag and drop blok-blok yang tersedia.

Touch Sensor

Kita dapat menggunakan touch sensor untuk membuat robot mengambil sesuatu: sebuah lengan robot yang dilengkapi dengan touch sensor akan mengetahui apakah sudah menyentuh benda dan mencengkeramnya. Atau, kita dapat menggunakan touch sensor untuk membuat robot bereaksi atas sebuah perintah. Sebagai contoh, dengan menekan touch sensor, robot dapat berjalan, “berbicara”, menutup pintu atau mematikan televisi.

Sound Sensor

Sound Sensor dapat men-deteksi decibel (dB) dan adjusted decibel (dbA). Decibel adalah ukuran dari keras suara. dBA untuk men-deteksi suara dalam skala pendengaran manusia, sementara dB untuk skala semua suara.

Sound Sensor dapat mengukur kekerasan suara hingga 90 dB. Kekerasan suara sangat kompleks. Keluaran dari sensor ini dibaca dalam prosentase. Prosentase yang rendah menunjukkan suara yang lembut. Sebagai contoh: 4-5% seperti ruang tamu yang hening, 5-10% untuk sebuah pembicaraan pada jarak tertentu, 10-30% untuk pembicaraan yang dekat dengan sensor atau musik dalam volume normal. 30-100% untuk teriakan atau musik yang dimainkan dalam volume tinggi.

Light Sensor

Kita dapat menggunakan Light Sensor untuk membuat robot anti pencuri: ketika penyusup menyalakan lampu, robot akan bereaksi untuk mengamankan properti. Kita dapat juga menggunakan Light Sensor untuk membuat robot penjejak garis (line following) atau robot yang dapat men-sortir benda berdasarkan warna.

Ultra Sonic Sensor

Ultra Sonic Sensor merupakan satu dari dua sensor yang memungkinkan robot “melihat”. Ultra Sonic Sensor membuat robot dapat melihat dan men-deteksi objek. Kita dapat menggunakannya agar robot dapat menghindari penghalang, mengindera dan mengukur jarak, dan men-deteksi pergerakan.

Ultra Sonic Sensor mengukur jarak dalam centimeter dan inch, dan memiliki kemampuan untuk mengukur jarak 0-255 cm dengan ketelitian +/- 3 cm.

Ultra Sonic Sensor menggunakan prinsip ilmiah seperti kelelawar, yang mengukur jarak berdasarkan waktu yang diperlukan oleh gelombang suara untuk mengenai benda dan kembali, seperti sebuah echo.

Objek berukuran besar dengan permukaan keras, akan memberikan pembacaan yang baik. Objek yang terbuat dari fabric atau berbentuk spherical seperti bola atau sangat tipis atau kecil, akan sulit untuk di-deteksi.

Servo Motor

Tiga Servo Motor yang disediakan memberikan kemampuan bergerak pada robot. Jika kita menggunakan Move Block dalam Mindstorms NXT Education Software untuk memprogram motor, dua motor akan di-sinkronkan secara otomatis, sehingga robot dapat bergerak dalam sebuah garis lurus.

Setiap motor memiliki Rotational Sensor yang tertanam di dalamnya. Sensor ini memungkinkan kita untuk mengendalikan pergerakan robot secara presisi. Rotation Sensor mengukur rotasi motor dalam degree atau rotasi (akurasi +/- 1 degree). Satu rotasi sama dgn 360 degree, sehingga bila kita mengatur motor untuk berputar 180 degree, maka sumbu motor akan berputar setengah putaran.

Rotation Sensor dalam setiap motor juga memungkinkan kita untuk mengatur perbedaan kecepatan. Silahkan mencobanya 🙂

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai produk Lego Mindstorms NXT Robot Kit, Lego Mindstorms Education Software dan Pelatihan Pemrograman Robot Mindstorms NXT dengan NXT-G, Bahasa C dan Bahasa Java, silahkan menghubungi:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id