Sejak di-release beberapa tahun lalu, tepatnya tahun 2005 di Italia, populasi pengguna Arduino tumbuh cukup signifikan. Point penting dari apa yang diusung oleh tim pengembang adalah kemudahan dalam membangun aplikasi, bahkan untuk pemula sekalipun.

Dengan solusi Arduino, pengguna mikrokontroler dapat memilih cara cepat dalam membangun sebuah aplikasi berbasis mikrokontroler.

Arduino hadir dalam paket hardware dan software. Hardware yang dimaksud adalah sebuah chip AVR tipe tertentu – ATmega8, ATmega168, ATmega328, ATmega1280 dan ATmega2560; yang telah ditanam sebuah bootloader. Sementara di sisi software, tim pengembang menggunakan Wiring sebagai rujukan pengembangan, merujuk pada sintaksis Bahasa C dan tetap mempertahankan semangat open source.

NEXT SYSTEM Robotics Learning Center melihat advantages dari Arduino, namun perlu perluasan dukungan terhadap hardware yang digunakan. Untuk itu, tim R&D melakukan sejumlah modifikasi agar software Arduino dapat mendukung ATmega8535, ATmega16 dan ATmega32, yang notabene cukup mudah didapat dan cukup dikenal, khususnya di kalangan pengguna mikrokontroler di Indonesia.

Kendala berikutnya adalah bootloader. Kami melihat, keberadaan bootloader tidak terlalu pas, mengingat untuk mengisinya diperlukan sebuah hardware programmer. Bila sudah memiliki hardware programmer, kenapa harus “disuntik” bootloader lagi? Mengingat penggunaan bootloader akan mengurangi ruang untuk program di dalam chip.

Jadi, untuk mereka yang sudah memiliki hardware programmer, dapat langsung menyuntikkan program yang sudah dibuat dengan software Arduino – dengan menekan Upload pada program; tanpa harus terlebih dahulu menyuntikkan bootloader ke dalam chip.

Jadi, apa yang telah dilakukan oleh tim R&D NEXT SYSTEM Robotics Learning Center adalah, mempertahankan penggunaan hardware programmer dan memberikan perluasan dukungan terhadap chip AVR yang digunakan.

Saat ini, software Arduino hasil modifikasi terakhir, mendukung hardware programmer K125 (AVR910) dan Nue125 (STK500v2) – keduanya tersedia di NEXT SYSTEM; serta mendukung MikroAVR8535 (ATmega8535), MikroAVR16 (ATmega16) dan MikroAVR32 (ATmega32). Software ini telah diuji dalam kelas pelatihan Pemrograman Mikrokontroler AVR dan Aplikasinya dalam Robotik selama 12 bulan terakhir, dengan hasil sangat memuaskan.

Di internet terdapat opsi arduino-extras, yang menyediakan opsi untuk mikrokontroler ATmega16 dan ATmega32. Namun dari pengujian tim teknis kami sejauh ini, terdapat sejumlah features chip yang belum bisa difungsikan. Pastikan untuk melakukan uji fungsional sebelum menggunakan opsi ini.

Untuk itu, kepada para pemula dan peminat AVR, segeralah mencicipi cara cepat dalam memrogram AVR, dan segera pula menjadi produktif.

Ikuti kelas pelatihan Pemrograman Mikrokontroler AVR dan Aplikasinya dalam Robotik yang kami selenggarakan, untuk mendapatkan pembekalan dan pengalaman menggunakan solusi Arduino dalam berbagai aplikasi dan tantangan.

Robot Edukasi AVR pun telah dilengkapi dengan contoh program dan aplikasi robotik yang dikembangkan dengan software Arduino.

Untuk board Arduino, kami menyediakan Arduino Severino dengan chip AVR ATmega8. Sangat cocok untuk pemula yang ingin memulai ngoprek Arduino.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi Arduino untuk mikrokontroler AVR serta kelas pelatihan Pemrograman Mikrokontroler dan Robotik berbasis Arduino, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning & Experience Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id