Pelatihan Mikrokontroler dan Robotik Mei 2009

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, belajar robot, Pelatihan Mikrokontroler, Pelatihan Robotika, Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot, robot edukasi

Berikut adalah sejumlah kelas pelatihan yang akan digelar selama bulan Mei 2009:

  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa C – 2 hari.
  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC – 2 hari.
  • Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa C – 2 hari.
  • Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa BASIC – 2 hari.
  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dan PIC dengan Bahasa C – 3 hari.
  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dan PIC dengan Bahasa BASIC – 3 hari.
  • Pemrograman Robot Edukasi AVR dengan Bahasa C – 2 hari.
  • Pemrograman Robot Edukasi AVR dengan Bahasa BASIC – 2 hari.
  • Pemrograman Robot Edukasi PIC dengan Bahasa C – 2 hari.
  • Pemrograman Robot Edukasi PIC dengan Bahasa BASIC – 2 hari.
  • Pemrograman Robot Edukasi AVR dan Robot Edukasi PIC dengan Bahasa C – 4 hari.
  • Pemrograman Robot Edukasi AVR dan Robot Edukasi PIC dengan Bahasa BASIC – 4 hari.

Dalam rangka ulang tahun perusahaan yang ke 19, kami memberikan diskon 25% atau free development board untuk semua kelas pelatihan di atas.

Untuk keterangan lebih lanjut, pendaftaran atau permintaan kelas khusus, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id

Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, Bermain Mikrokontroler, Pelatihan Mikrokontroler

Mungkin cukup banyak yang familiar dengan Bahasa BASIC, mengingat bahasa yang satu ini termasuk bahasa yang cukup mudah untuk dipelajari, terutama bagi pemula.

Di setiap bulannya, mulai April 2009, kelas Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC dilangsungkan dua kloter. Pelatihannya sendiri berlangsung secara privat intensif, maksimum 3 peserta per kelas, full day.

Kelas Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC berlangsung 2 (dua) hari, sementara Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC dan Aplikasinya dalam Robotik berlangsung selama 3 (tiga) hari.

Melalui kelas pelatihan ini peserta akan menikmati berbagai tantangan dan berbagai kemudahan untuk mengatasinya. Sekaligus mengalami dan meyakini bahwa mempelajari mikrokontroler dan robotik itu memang mudah dan menyenangkan.

Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti kelas pelatihan yang satu ini, dan segeralah menjadi produktif 🙂

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelas pelatihan Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC, serta pendaftarannya, silahkan menghubungi kami:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874
http://edukasi.nextsys.web.id
Email: info@nextsys.web.id

Pemrograman Mikrokontroler AVR dan PIC dengan Bahasa Pascal

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, belajar robot, Bermain Mikrokontroler, Bermain Robotika, Pelatihan Mikrokontroler, Pelatihan Robotika

Mungkin cukup banyak yang familiar dengan Bahasa Pascal, karena dalam pembelajaran TIK di sekolah, mulai SMP kelas 9, bahasa ini masih digunakan sebagai rujukan; mengingat memiliki konsistensi dalam pemrograman terstruktur. Nah, dalam dunia mikrokontroler, Bahasa Pascal pun di-adopsi sebagai salah satu bahasa yang bisa digunakan untuk memprogram mikrokontroler, baik AVR maupun PIC, yang selama ini kami support.

Pembelajaran dengan Bahasa Pascal cukup menarik, karena kita dapat melakukan “sekali dayung dan dua tiga pulau terlampaui”. So, yang tertarik dengan aplikasi mikrokontroler dan robotik dengan menggunakan bahasa yang satu ini, segeralah bergabung dengan paket pelatihan combo: Pemrograman Mikrokontroler AVR / PIC dan Aplikasinya dalam Robotik dengan Bahasa Pascal.

Kelas yang berlangsung selama 4 hari ini akan mempelajari dua mikrokontroler sekaligus: AVR dan PIC.

Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa C

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, Bermain Mikrokontroler

Kloter pertama kelas pelatihan Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa C sudah berlangsung dengan baik, 27-28 Januari 2009. Kelas pelatihan yang diisi oleh sejumlah praktisi dan dosen tersebut berlangsung cukup cepat, karena peserta sangat bersemangat dan “melahap” dengan cepat sejumlah soal latihan dan tantangan yang disampaikan. Luar biasa! 🙂

Pemrograman Mikrokontroler dan Aplikasinya Dalam Robotika

Posted on Posted in Belajar Mikrokontroler, belajar robot, Bermain Mikrokontroler, Bermain Robotika, Pelatihan Mikrokontroler, Pelatihan Robotika, Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot

NEXT SYSTEM Robotics Learning Center menyelenggarakan sejumlah kelas pelatihan Pemrograman Mikrokontroler dan Aplikasinya Dalam Robotika, dengan pilihan mikrokontroler: MCS51, AVR, PIC dan BASIC Stamp; serta pilihan bahasa pemrograman: BASIC, Pascal dan C.

Pelatihan mengedepankan aspek learning by doing yang dikemas dalam konsep pembelajaran tematik, sehingga peserta akan mendapatkan pengalaman belajar yang mengesankan.

Kelas dilangsungkan secara privat intensif selama 3 (tiga) hari, dengan maksimum 4 (empat) peserta per kelas untuk kenyamanan dan jaminan kualitas pembelajaran.

Kelas pelatihan ini layak diikuti oleh mereka yang ingin menguasai pemrograman mikrokontroler serta penerapannya dalam robotika.

Next System juga menyelenggarakan pelatihan untuk trainer – training for the trainer untuk topik yang sama.

Daftar kelas pelatihan yang diselenggarakan dapat dilihat di bagian pelatihan, sementara kelas dan jadwal yang akan berjalan dapat dilihat di halaman depan – home.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelas pelatihan ini, silahkan menghubungi:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, 70775874

Email: info@nextsys.web.id

Belajar Mikrokontroler dan Robot itu Mudah!

Posted on Posted in Lego Mindstorms NXT Indonesia, Pelatihan Lego Mindstorms NXT, Pelatihan Mikrokontroler, Pelatihan Robotika, Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot, Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT

Mungkin kalimat di atas agak sedikit bombastis, namun itulah kesan yang meluncur dari beberapa peserta pelatihan “Bermain Mikrokontroler dan Robotika” yang diselenggarakan NEXT SYSTEM Robotics Learning Center.

Pelatihan yang sarat dengan aktivitas ini, memang lebih mengedepankan aspek kemudahan dan kesederhanaan ketimbang teori yang berbelit. Peserta diajak untuk menyelami real world application, melalui beragam proyek yang dibahas dan dicoba selama pelatihan. Bahkan, beberapa aplikasi lahir dari pemikiran peserta untuk dibahas dan diujicoba selama kelas berlangsung.

Dalam satu kesempatan, kami sempat kuatir dengan sejumlah peserta SMP yang memilih Pemrograman Robot dengan Bahasa C. Namun, dengan pembelajaran model tematik yang dilakukan, ternyata mereka mampu menyelesaikan semua tantangan yang diberikan dengan memuaskan. Hasil yang luar biasa, mengingat mereka hadir dengan bermodalkan semangat saja. Begitu pula dengan sejumlah peserta SMA, yang tidak memiliki pengalaman dalam pemrograman.

Bila ada cara mudah dalam mempelajari mikrokontroler dan robotika, mengapa harus memilih jalan yang sulit dan berputar? Menjadi produktif adalah pilihan. Kami menyediakan sejumlah pilihan program pembelajaran dan pemberdayaan untuk menjadi lebih produktif.

Pastikan Anda bergabung dalam program pelatihan yang kami selenggarakan.

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Email: info@nextsys.web.id

Mikrokontroler dan Robotika

Posted on Posted in Lego Mindstorms NXT Indonesia, Pelatihan Lego Mindstorms NXT, Pelatihan Mikrokontroler, Pelatihan Robot Boe-Bot, Pelatihan Robot Scribbler, Pelatihan Robotika, Pemrograman Lego Mindstorms NXT dengan Bahasa C, Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot, Pemrograman Robot Boe-Bot, Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT, Pemrograman Robot Scribbler, Robot Lego Mindstorms, Robot Lego Mindstorms NXT

NEXT SYSTEM Robotics Learning Center menyediakan Produk, Konsultasi, dan menyelenggarakan Pelatihan / Kursus / Training (reguler dan inhouse) tentang Mikrokontroler dan aplikasi Mikrokontroler dalam Robotika, untuk siswa SD kelas 3 hingga siswa SMA kelas 12 (Program Robotics for Kidz!), mahasiswa, profesional dan umum, serta para orang tua siswa, yang ingin memberikan bimbingan teknologi kepada anaknya. Kami juga mendukung keberadaan klub Mikrokontroler dan klub Robotika di kota Bandung pada khususnya.

Pelatihan / kursus / training dikemas dalam kelas “bermain” (hands-on activities dan learning by doing), sehingga peserta akan senang dan menikmati projek-projek yang dikembangkannya, sekaligus melihat, bahwa perkembangan teknologi elektronika terkini memang membawa kemudahan.

Don’t reinventing the wheel. Motto ini menjadi rujukan kami. Maka dari itu, untuk pemrograman mikrokontroler, kami tidak menggunakan assembly yang rumit, namun menggunakan Bahasa BASIC (PBASIC, MikroBASIC, BASCOM-8051 dan BASCOM-AVR), Bahasa C (CodeVision, SDCC, Keil C, MikroC, dll.), Pascal dan Java, yang lebih manusiawi. Juga menggunakan media flowchart, sehingga pembelajar pemula dapat melakukan pemrograman dengan dengan pendekatan algoritma visual.

Untuk pemula yang ingin menekuni Robotika, dapat memulainya dengan pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT dengan NXT-G yang berbasis GUI; dilanjutkan dengan Robot Lego Mindstorms NXT dengan Bahasa C atau Bahasa Java, Bermain Mikrokontroler BASIC Stamp, Bermain Robot BoeBot dan Robot Edukasi.

Pusat pelatihan yang menggabungkan konsep Mekanik, Elektronika, Pemrograman dan Kontrol; dengan instruktur dan praktisi yang berpengalaman dalam bidang Pendidikan, Mikrokontroler dan Robotika, serta memiliki jam terbang yang cukup dalam mempersiapkan siswa, dalam mengikuti Kompetisi Robot.

Mempelajari Robotika tidaklah sesulit yang dibayangkan. Dengan teknologi terkini, anak-anak pun dapat menguasainya dengan cepat. Dengan konsep pembelajaran dan kurikulum yang kami miliki, Robotika adalah sesuatu yang mengasyikkan dan menantang. Dengan mengedepankan aplikasi dan projek, pelatihan akan menorehkan pengalaman dan kesan yang mendalam bagi peserta.

Kelas training / pelatihan reguler dan in-house yang kami selenggarakan untuk siswa SD kelas 3 sampai dengan SMA kelas 12, mahasiswa, guru, dosen, profesional dan umum:

  • Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT dengan NXT-G
  • Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT dengan Bahasa C
  • Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT dengan Bahasa Java
  • Pemrograman Robot Lego Mindstorms NXT dengan Microsoft Robotics Studio
  • Pemrograman Robot Boe-Bot dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Robot Scribbler dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Robot Edukasi dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Robot Edukasi dengan Bahasa C
  • Pemrograman Robot Edukasi dengan Bahasa Pascal
  • Pemrograman Mikrokontroler BASIC Stamp dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Mikrokontroler MCS-51 dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Mikrokontroler MCS-51 dengan Bahasa C
  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa C
  • Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa Pascal
  • Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa BASIC
  • Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa C
  • Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa Pascal
  • Kelas pelatihan selengkapnya dan terkini dapat dilihat di sini, sementara perangkat keras robot yang digunakan dalam pelatihan dapat dilihat di sini.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelas-kelas pelatihan di atas, jadwal dan pendaftarannya, silahkan menghubungi:

    NEXT SYSTEM
    Robotics Learning Center
    ITC Kosambi F2
    Jl. Baranang Siang 6-8
    Bandung 40112
    Telp. (+62 22) 4222062, 70775874
    Email: info@nextsys.web.id

    Pemrograman Mikrokontroler: Low Level atau High Level Language

    Posted on Posted in Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot

    Dalam menyelami dunia mikrokontroler, umumnya kita terkendala dengan urusan pemrograman berbasis assembly. Bila melihat sejarahnya, memang mikrokontroler, juga mikroprosesor, hadir dengan kemampuan memahami bahasa tersebut, yang notabene kurang manusiawi.

    Namun, dalam perkembangannya, terdapat cukup banyak pilihan pemrograman mikrokontroler dengan bahasa yang lebih manusiawi, seperti C, BASIC, Pascal, dan yang lainnya.

    Hanya saja, bagi sebagian orang, rasanya kurang afdol, dan kurang sempurna untuk seorang programmer mikrokontroler sejati,kalau belum menaklukkan bahasa assembly 🙂 Ini adalah tantangan, namun kita tidak boleh terpaku mengutak-atik bahasa assembly, sampai aplikasi yang ditargetkan, tidak pernah lahir.

    Perkembangan teknologi mengarah pada kemudahan pemakaian. Maka dari itu, kalau ada pilihan yang lebih mudah dalam memprogram mikrokontroler, kenapa tidak menggunakannya? Mungkin hasilnya kurang optimal dibanding assembly, namun, dengan semakin meningkatnya performa dari mikrokontroler dan aplikasi yang dibuatpun tidak menuntut proses yang realtime; maka faktor tersebut, menurut hemat saya, dapat diabaikan.

    Saya pribadi cenderung menggunakan bahasa BASIC (BASCOM, BASIC Stamp) dan C (SDCC). Dan bila melihat kiprah dan implementasi keduanya di dunia mikrokontroler, kelihatannya sudah cukup lama juga.

    Kedua, belajar bahasa-bahasa tersebut lebih “aman”, karena tidak tergantung pada tipe mikrokontroler yang digunakan.

    Sebagaimana kita ketahui, beda keluarga, beda bahasa assembly-nya. Sebagai contoh, keluarga MCS51, keluarga AVR dan keluarga AVR (ketiganya merupakan keluarga mikrokontroler yang cukup populer), memiliki pakem assembly yang berbeda. Namun, dengan statement BASIC atau C yang sama, kita bisa membuat program yang sama untuk ketiganya 🙂

    Silahkan bergabung dengan mailing list yang kami kelola: id-mikrokontroler@yahoogroups.com

    Pemrograman Mikrokontroler: PBASIC versus BASCOM

    Posted on Posted in Pemrograman Mikrokontroler, Pemrograman Robot

    eBook Bermain Mikrokontroler dan Robotik by NEXT SYSTEM Robotics Learning CenterPada bagian ini, kami ingin membandingkan dua produk BASIC untuk mikrokontroler yang cukup banyak penggunanya.

    Bila melihat sejarahnya, BASIC adalah bahasa interpreter. Artinya, akan diterjemahkan ke dalam machine code saat program di-eksekusi. Positif-nya, kita bisa memberikan perintah pada command line, dan langsung melihat hasilnya. Negatif-nya, lambat. Namun, sekali lagi, soal cepat atau lambat, tergantung pada kebutuhan. Bila jeda yang terjadi masih dalam batas-batas yang dapat diterima, berarti kelambatan yang terjadi dapat diabaikan.

    PBASIC dikembangkan oleh Parallax, Inc. untuk mendukung produk mereka, BASIC Stamp. Program yang ditulis dengan PBASIC akan disimpan dalam bentuk token, dalam sebuah EEPROM eksternal, kemudian akan dibaca, diterjemahkan dan di-eksekusi saat program dijalankan. Interpreter BASIC ditanam dalam memori program di dalam chip mikrokontroler yang mereka jual (berbasis PIC atau Ubicom).

    Dalam penggunaannya, Parallax menjual modul yang terdiri dari mikrokontroler, EEPROM serial, dan komponen pendukung lainnya. Modul ini dapat langsung dihubungkan dengan port serial atau USB komputer, dan melalui BASIC Stamp Editor, kita bisa langsung menggunakannya. Harus diakui, menggunakannya cukup mudah. Hanya saja, kemudahan dan kesederhanaan yang ditawarkan, harus dibayar dengan harga yang lumayan. Referensi dari situs Parallax Inc. menunjukkan harga USD 49 untuk satu modul BASIC Stamp 2, namun untuk versi OEM bisa diperoleh dengan harga sekitar 275 ribu.

    BASCOM dikembangkan oleh MCS Electronics dan merupakan BASIC compiler. Program yang dibuat dalam bahasa BASIC akan di-kompilasi menjadi machine code, untuk kemudian dimasukkan ke dalam mikrokontroler melalui sebuah programmer. Saat ini, sesuai dengan referensi dari situs web MCS Electronics, BASCOM baru mendukung mikrokontroler keluarga MCS51 (BASCOM-8051) dan keluarga AVR (BASCOM-AVR), keduanya produk dari Atmel Corp. Kita bisa memperoleh chip kelas AT89S51/52 dengan harga sangat terjangkau (di bawah 20 ribu rupiah) dan dapat diprogram secara ISP (In-System Programming).

    Bila melihat cara kerja keduanya, maka kita dapat menyimpulkan, kinerja PBASIC pastilah lebih rendah dibanding BASCOM. Apalagi dengan penggunaan EEPROM serial untuk menyimpan token.

    Berikut adalah contoh program untuk membuat sebuah LED berkedip dengan PBASIC:

    ' {$STAMP BS2}
    ' {$PBASIC 2.5}
    DO
    HIGH 0
    PAUSE 500
    LOW 0
    PAUSE 500
    LOOP
    END

    Berikut adalah contoh yang sama dengan BASCOM-AVR, dengan menggunakan mikrokontroler ATmega8535 dengan frekuensi clock 8 MHz:

    $regfile = "m8535.dat"
    $crystal = 8000000
    Config PORTD = Output
    Do
    PORTD.0 = 1
    Delay_ms(500)
    PORTD.0 = 0
    Delay_ms(500)
    Loop
    End

    Pihak MCS Electronics menyediakan BASCOM-8051 dan BASCOM-AVR versi demo, yang dapat di-download di situs mereka. Versi demo memiliki fasilitas yang sama dengan versi komersial, kecuali, program yang dibuat (machine code) dibatasi sampai 4 KB saja .

    NEXT SYSTEM Robotics Learning Center menyelenggarakan sejumlah program pelatihan pemrograman mikrokontroler dan aplikasi robotik dengan Bahasa BASIC:

    • Pemrograman Mikrokontroler AT89S51/52 dengan Bahasa BASIC
    • Pemrograman Mikrokontroler AVR dengan Bahasa BASIC
    • Pemrograman Mikrokontroler BASIC Stamp
    • Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa BASIC

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelas pelatihan di atas serta konsultasi seputar mikrokontroler dan aplikasi robotik, silahkan menghubungi kami:

    NEXT SYTEM
    Robotics Learning Center
    ITC Kosambi F2
    Jl. Baranang Siang 6-8
    Bandung 40112
    Tel. (022) 4222062, 70775874

    Email: info@nextsys.web.id